Tanggal 17

Tanggal 17 punya arti apa bagi Anda? Mungkin punya arti penting, misalnya Anda dilahirkan pada tanggal tersebut, menikah, anak Anda lahir, atau seorang anggota keluarga Anda meninggal dunia.

Bagi Indonesia, bangsa yang dijuluki zamrud di katulistiwa ini, tanggal 17 memiliki arti spesial. Kemerdekaan dinyatakan dengan tegas oleh Soekarno dan Hatta pada tanggal tersebut. Rakyat bersorak “MERDEKA!” Rakyat gembira, berpekik bahagia ketika hari itu tiba, hari dimana angin kebebasan bertiup, mengusir orang-orang asing di bumi pertiwi.

Setiap tanggal 17 Agustus, bendera Merah Putih yang terlipat rapi di lemari lekas dipasang, tinggi menjulang di tiang depan rumah, halaman kantor, sekolah dan tempat lain yang mengakui Indonesia sebagai tanah tumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Rasa hormat dan bangga muncul. Lagu-lagu mars diputar mengajak kita semua berderap maju, semangat melangkah bersama. Kampung-kampung menghias diri menancapkan tiang bambu dan kibaran kain bendera merah putih, kain warna warni, di depan rumah. Gapura-gapura lengkap dengan kerlap kerlip lampu, tanda suatu perayaan akan dimulai sekali lagi.

Bagi para pejuang kemerdekaan dan veteran yang masih hidup, sungguh merupakan saat yang menyentuh setiap tanggal 17 Agustus. Saat mengheningkan cipta, mereka kenang kembali teman dan sahabat yang telah lebih dulu menghadap yang Esa, yang dengan seluruh tumpah darah bahu membahu membela pertiwi dan melakukan sesuatu untuk negeri ini tanpa janji-janji dan tanpa embel-embel suku, agama dan ras.

Pertanyaan bagi kita semua, apakah tanggal 17 di bulan ke-8 setiap tahun akan menjadi tanggal biasa saja seperti bulan lain. Ataukah menjadi momen spesial bagi kita yang mengaku orang Indonesia. Saatnya merefleksikan diri mengingat kembali apa yang telah dilakukan untuk negeri ini. Kini waktunya ambil bagian untuk mengerakkan bangsa ini maju ke depan, memangkas keprihatinan, kebodohan, mengembalikan jati diri sesuai amanat para pendiri.

Edukasi dan semangat wirausaha yang ditopang regulasi tanpa korupsi menjadi harapan negeri ini berdikari, berdiri di atas kaki sendiri. Rakyat di pelosok kampung, pasar tradisional, pagi-pagi bersemangat meraih rejeki, membangun mimpi dari hal-hal sederhana tanpa kemewahan, tanpa kepalsuan. Mereka ini pewaris tanah air yang satu, yang sama, tanah air Indonesia.

Semoga para pemimpin ingat kembali janji-janji yang terucap saat kampanye mereka muncul di televisi. Semoga mereka tersenyum karena rakyat maju, bukan perut mereka yang semakin maju. Semoga mereka jadi pemimpin yang gemar bertindak bukan gemar upacara dan berwacana.

Mari sahabat, kita rayakan kembali semangat menjadi Indonesia, saatnya beraksi dan berdiri tegak menyongsong fajar kemerdekaan.

Hiduplah Indonesia Raya! MERDEKA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s