4th TEDxJakarta: Inspiring Ideas and Real Action from Indonesia

Banyak slogan, ide dan proyek di negeri ini hanya sebatas di bibir saja. Berhenti tanpa aksi, tanpa ada solusi dan janji tinggal janji, sedikit yang menikmati. Tapi bagi Ibu Tri Mumpuni, Bapak Anis Baswedan, Wahyu Aditya dan Elang Gumilang, ide juga disertai aksi. Secara konsisten mereka menekuni bidangnya masing-masing, menyebarkan pengaruh positif membuat hidup lebih baik, tidak sekedar ide, melainkan disertai aksi nyata. Aksi mereka jelas karena peduli pada masa depan Indonesia.

Visit TEDxJakarta.org

Paragraf di atas adalah suatu kesimpulan sederhana setelah saya hadir pada acara TEDxJakarta ke-4, Sabtu, 15 Mei 2010 di Gedung Menpora Senayan Jakarta. Sedangkan nama-nama yang saya sebutkan adalah pembicara yang tampil di acara tersebut. Tepat, 1 tahun lalu TEDxJakarta diselenggarakan, 15 Mei 2009, di Goethe Haus (watch the video of 1st TEDxJakarta). Maka, kegembiraan memenuhi para penggagas acara ini, Arief Aziz, Karina Sigar dan Tika Anindya.

Acara TEDxJakarta selalu dikemas menarik, seperti halnya acara ke-4 kali ini, tidak terlampau panjang dan tidak terlalu singkat, pas begitulah! Sekitar 2 jam, saya bisa menikmati ide-ide yang disampaikan para pembicara lengkap dengan tayangan video dan hiburan musik. Padat bergizi dan komplit! Puas!

Berikut Ini daftar para pembicara, ide dan karya mereka:

  1. Elang Gumilang, anak muda yang satu ini adalah pebisnis properti. Elang bukan pemilik real estate mewah. Ia membuat rumah sederhana untuk masyarakat kecil. Elang membuktikan, ia bisa membangun perumahan untuk mewujudkan mimpi lapisan masyarakat yang selama ini dipandang tidak bisa punya rumah. Lebih dari 5 proyek yang dikelola saat ini, semuanya adalah aksi nyata untuk memberdayakan masyarakat. Oleh karena itu ia telah mengukir prestasi dan memenangkan beberapa penghargaan dari indusrti perbankan serta beberapa institusi terkemuka di tanah air.

    Elang, Gemilang di usia muda
  2. Mas Aditya, Founder of Hellomotion

    Wahyu Aditya, menyodorkan gagasan “Nationalisme Gaul” Laki-laki berkacamata ini adalah founder Hellomotion, sebuah lembaga pendidikan di bidang disain yang ia dirikan di kawasan Tebet, Jakarta. Melalui keahliannya dibidang disain grafis, ia menunjukkan kecintaannya pada Indonesia. Tujuannya sederhana agar  citra visual Indonesia dipersepsi baik bagi masyarakat Indonesia dan di luar negeri. Apa yang ia lakukan adalah  membuat distro kaos yang memasang desain gaul ala Indonesia. distrokdri.com Mantab! Gaul dan mengharumkan nama Indonesia.

  3. Anies Baswedan, pria ramah dan kerap tersenyum ini menyampaikan gagasannya soal Pendidikan di Indonesia. Rektor Univ. Paramadina sekaligus tokoh pendidikan Indonesia ini bicara tentang pendidikan sebagai alat untuk merekayasa masa depan suatu bangsa. Iya yakin, orang-orang yang bertanggung jawab atas dunia pendidikan saat ini adalah penentu masa depan Indonesia 30 tahun mendatang. Masyarakat di kelas bawah dan menengah saat ini harus dibantu agar memperoleh peluang yang sama, naik “eskalator”perubahan di masa depan.  Secara menarik Pak Anies melakukan presentasi dengan alat sederhana, flip chart dan spidol. Sederhana pada presentasi namun kuat idenya. Gagasan Pak Anies ini ia kerjakan di universitas yang ia kelola dengan cara memberikan beasiswa. Tidak basa-basi. Beasiswa yang diberikan senilai 100 juta Rupiah. Ide yang diwujudkan secara nyata.

    Anies Baswedan, Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa
  4. Tri Mumpuni. Picture by Lalitia Apsari

    Tri Mumpuni, wanita satu ini sungguh bersemangat. Bahkan ketika ia berbicara, saya bisa merasakan semangatnya. Idenya adalah memberdayakan masyarakat terutama masyarakat kecil dan miskin di berbagai daerah Indonesia. Caranya adalah menerangi daerah tersebut dengan sarana listrik. Semua ini iya yakini bisa menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan. Cara sederhana yang ia lakukan secara konsisten untuk membantu masyarakat Indonesia lebih maju.

Selain pembicara di atas, TEDxJakarta ke-4 juga dimeriahkan oleh penampilan grup musik Kunokini (check the video!). Penampilan kelompok ini membuat “melek” dan keinginan bergoyang karena permainan ritmis kendang tradisional Indonesia. Tiga buah lagu, termasuk “Indonesia Baru” yang sempet diplesetkan menjadi “Indonesia Gaul” dan “Rasa Sayange” menghentak peserta acara menggugah semangat.

Berikut ini beberapa video dari TED.com yang ditampilkan saat TEDxJakarta ke-4:

  1. Adora Svitak. “What Adults Can Learn from Kids“.
  2. Elizabeth Gilbert.  “Nurturing Creativity“.
  3. Derek Sivers. “How to start a movement
  4. Dan Barber.  “How I fell in love with a fish

Pastikan Anda hadir ke TEDxJakarta berikutnya. Bergizi dan memberi inspirasi untuk membuat hidup kita lebih baik dan siap beraksi!

Sampai jumpa!

3 thoughts on “4th TEDxJakarta: Inspiring Ideas and Real Action from Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s